© All rights reserved. Powered by YOOtheme.


Dubes Hermono, Diplomat Pembela Pekerja Migran

Pengangkatan Hermono menjadi Duta Besar Malaysia menggantikan Rusdi Kirana bukanlah tanpa suatu alasan mendasar. Sebelumnya, Hermono pernah menjabat sebagai Wakil Duta Besar Malaysia pada tahun 2013. Di samping itu juga, sepak terjang Hermono yang telah menangani masalah terkait dengan imigran selama 10 tahun memberikan kualifikasi tersendiri.
 |  Super User  |  Malaysia

Jakarta - Dia pernah dijuluki sebagai diplomat spesialis urusan pekerja migran. Maklum, selain pernah selama tiga tahun menjadi Sekretaris Utama BNP2TKI, dia terlibat penuh dalam penyusunan RUU tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia. RUU itu disahkan menjadi Undang Undang No. 18 Tahun 2017, kini Beliau bertugas sebagai Duta Besar dan Berkuasa Penuh di Malaysia

 

Dubes RI untuk Malaysia, Hermono

 

Hermono, Kini Jabat Duta Besar Malaysia

Ada hal menarik yang menyertai pelantikan Duta Besar Hermono. Pasalnya, Hermono belum selesai menjabat sebagai Duta Besar Spanyol, kini sudah berganti tugas di negeri Jiran. Hermono baru menjabat sebagai Duta Besar Spanyol pada Mei 2018. “Memang normalnya jabatan duta besar itu sekitar 3,5 – 4 tahun,” jelas Hermono. Pengalihan tugas dari Duta Besar Spanyol menjadi Duta Besar Malaysia dikarenakan adanya kekosongan jabatan yang ada di Kuala Lumpur dan harus segera dicarikan penggantinya. Lebih lanjut lagi, Hermono menjelaskan bahwa dirinya merupakan calon duta besar tambahan dari yang sudah diresmikan oleh DPR. “Sebetulnya kan waktu saya diusulkan ke DPR oleh presiden, calon-calon yang sudah pasti itu sudah masuk duluan, jadi saya terakhir belakangan sekali,” ungkapnya.

 

Pengangkatan Hermono menjadi Duta Besar Malaysia menggantikan Rusdi Kirana bukanlah tanpa suatu alasan mendasar. Sebelumnya, Hermono pernah menjabat sebagai Wakil Duta Besar Malaysia pada tahun 2013. Di samping itu juga, sepak terjang Hermono yang telah menangani masalah terkait dengan imigran selama 10 tahun memberikan kualifikasi tersendiri.

 

Hermono yang pernah menjabat sebagai Sekretaris Utama (Sestama) Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) ini bersinggungan langsung dengan pekerjaannya sebagai Duta Besar Malaysia yang dinilai harus memberikan pelayanan dan melindungi Warga Negara Indonesia (WNI) yang bekerja di Malaysia. WNI yang bekerja di Malaysia sendiri mencapai 2,7 sampai 3 juta orang. 

Hermono menjelaskan tantangannya yang akan dihadapi sebagai Duta Besar Malaysia adalah perubahan pelayanan akibat dari pandemi Covid-19. Pandemi ini banyak mengubah tatanan pelayanan yang baru yang dilakukan dengan serba berbasis daring dan teknologi. “Jadi sebelum Covid – 19 setiap hari orang-orang berjubel-jubel ke kedutaan, 1300 – 1500 (orang, red) tiap hari, tetapi dengan adanya pandemi ini menjadi tidak mungkin,” ujar Hermono.

sumber tambahan: www.ikaundip.org

 


  • PCIM (Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah) Malaysia
  • MP KAHMI Malaysia (Majlis Perwakilan Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Indonesia)
  • BP KNPI Malaysia (Badan Perwakilan Komite Nasional Pemuda Indonesia)
  • IKMA Malaysia (Ikatan Keluarga Madura) 
  • MUSLIM KL
  • GARANSI DPLN MALAYSIA ( Gerakan Aman Adil Sejahtera untuk Indonesia)
  • MES (Masyarakat Ekonomi Syariah) Malaysia
  • PPI Malaysia (Persatuan Pelajar Indonesia)
  • HIMAKA (Himpunan Alumni Karangdurin) Malaysia
  • IAKAM (Ikatan Alumni Pondok Pesantren Karang Asem) Malaysia
  • PERSABA (Perkumpulan Santri & Alumni Al-Hamidy Banyunyar) Malaysia
  • IKABA (Ikatan Alumni Bata-Bata ) Malaysia
  • PPI MALAYSIA ( Perhimpunan Pelajar Indonesia di Malaysia)
  • IMABA (Ikatan Mahasiswa Bata Bata) Malaysia
  • FORKOMMI (Forum Komunikasi Masyarakat Muslim Indonesia) Malaysia
  • IWJ Korwil Malaysia (Info Warga Jember)
  • PPRKM (Persatuan Pembela Rakyat Kerinci)Malaysia
  • SPIM (Solidaritas Pekerja Indonesia) Malaysia

  • IKAWAMURAW (Ikatan Warga Wotan ) Malaysia
  • PIK (Persatuan Ikatan Kasih) Malaysia
  • PBM (Persatuan Bawean Malaysia
  • APMI ( Asosiasi Pekerja Migran Indonesia- Malaysia
  • PPMI DPLN Malaysia (Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia)
  • HKTP ( Perhimpunan Tenaga Kerja Perantau Malaysia)
  • KOSGORO Malaysia
  • SBMI ( Sarikat Buruh Migrant Indonesia Malaysia)
  • HKKBM ( Himpunan Keluarga Kerinci Bersatu Malaysia)
  • KBKBM ( Keluarga Besar Kerinci Bersatu Malaysia)
  • IKESBAK ( Ikatan Keluarga Sakti Alam Kerinci Malaysai)
  • PERMAJA ( Persatuan Masyarakat Jambi Malaysia)
  • HAMKA ( Himpunan Aktifitas Karangwungulor Malaysia)
  • KPRI ( Kumpulan Peduli Rakyat Indonesia)
  • HIKABARA Malaysia ( Ikatan Keluarga Kabupaten Batubara)
  • IKPM Gontor ( Ikatan Keluarga Pondok Modern)
  • IKKM Malaysia (Ikatan MInang Malaysia)
  • ALKIFAYAH KRB
  • IKBAS ( Ikatan Keluarga & Simpatisan Pondok Penyapen)
  • PWGM ( Persatuan Warga Gresik Malaysia)
  • PPRKM

©2021All rights reserved, for AOMI Malaysia by LH

Bekerjasama dan Sama Sama Bekerja - Memupuk Kebersamaan Dalam Keberagaman

For enquiry Email to This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Back to Top